Lompat ke isi utama

Berita

Dari Sekolah untuk Demokrasi! Bawaslu Padang Pariaman Gandeng SMA Se-Kabupaten dalam Penguatan Pengawasan Partisipatif dan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Bawaslu Padang Pariaman Bangun Sinergi dengan SMA Se-Kabupaten Padang Pariaman untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif dan Pendidikan Demokrasi

Bawaslu Padang Pariaman Bangun Sinergi dengan SMA Se-Kabupaten Padang Pariaman untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif dan Pendidikan Demokrasi

Padang Pariaman,– Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan koordinasi ke Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kabupaten Padang Pariaman dalam rangka sosialisasi sekaligus membangun sinergi pengawasan partisipatif dan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan bersama pemilih pemula. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (4/6/2026) ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu untuk memperkuat keterlibatan generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi dan meningkatkan kesadaran kepemiluan sejak dini.

Koordinasi tersebut dilakukan sebagai langkah awal dalam membangun kerja sama yang lebih terstruktur antara Bawaslu dan lembaga pendidikan tingkat menengah atas di Kabupaten Padang Pariaman. Melalui sinergi ini, Bawaslu berharap dapat menciptakan ruang edukasi yang mendorong lahirnya generasi muda yang memahami pentingnya demokrasi, memiliki kesadaran politik yang baik, serta berperan aktif dalam pengawasan partisipatif.

Sebagai tindak lanjut dari koordinasi yang dilakukan, kerja sama tersebut nantinya akan diwujudkan dalam bentuk nota kesepahaman antara Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman dengan sekolah-sekolah yang menjadi percontohan program. Dalam tahap awal, Bawaslu menetapkan satu SMA pada setiap kecamatan sebagai mitra pelaksanaan program, sehingga terdapat 17 SMA yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman yang akan terlibat dalam penguatan pengawasan partisipatif dan pendidikan demokrasi.

Pemilihan SMA sebagai mitra strategis didasarkan pada peran penting lembaga pendidikan dalam membentuk karakter, wawasan kebangsaan, serta kesadaran demokrasi generasi muda. Sebagai satuan pendidikan menengah, SMA tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembelajaran akademik, tetapi juga menjadi ruang pembinaan yang memiliki peran besar dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, tanggung jawab sosial, dan partisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Melalui program kerja sama ini, Bawaslu dan pihak sekolah akan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki masing-masing untuk saling mendukung dalam pelaksanaan berbagai kegiatan edukasi kepemiluan. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat pemahaman peserta didik mengenai demokrasi, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses demokrasi yang jujur dan berintegritas.

Selain penguatan pengawasan partisipatif, kerja sama ini juga diarahkan untuk mendukung pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, khususnya terkait pemilih pemula. Sekolah memiliki posisi strategis dalam memberikan informasi mengenai peserta didik yang akan memasuki usia pemilih, sehingga dapat membantu meningkatkan akurasi data pemilih dan memastikan hak pilih generasi muda dapat terakomodasi dengan baik pada pemilu dan pemilihan mendatang.

Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman menilai bahwa keterlibatan pemilih pemula merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas demokrasi. Generasi muda tidak hanya menjadi kelompok pemilih yang jumlahnya signifikan, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai agen perubahan yang mampu mendorong lahirnya budaya demokrasi yang sehat dan berintegritas.

Melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan, Bawaslu juga mengajak peserta didik untuk memahami pentingnya pengawasan partisipatif sebagai bagian dari tanggung jawab warga negara. Pengawasan partisipatif memberikan ruang bagi masyarakat, termasuk kalangan pelajar, untuk ikut berperan dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu melalui pengawasan, edukasi, serta penyampaian informasi terkait potensi pelanggaran yang ditemukan.

Kerja sama antara Bawaslu dan SMA di Kabupaten Padang Pariaman diharapkan dapat melahirkan berbagai program edukatif yang mendorong tumbuhnya budaya demokrasi yang kritis, partisipatif, dan bertanggung jawab di lingkungan sekolah. Dengan pemahaman yang baik, peserta didik tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga mampu menjadi pelopor pengawasan partisipatif di lingkungan sekitarnya.

Kegiatan koordinasi ini menjadi salah satu bentuk komitmen Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman dalam memperluas jangkauan pendidikan demokrasi kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui pendekatan yang kolaboratif, Bawaslu berharap nilai-nilai demokrasi dapat ditanamkan sejak dini sehingga mampu membentuk karakter generasi penerus bangsa yang peduli terhadap proses demokrasi.

Ke depan, pelaksanaan nota kesepahaman ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, baik bagi dunia pendidikan maupun bagi penguatan demokrasi di Kabupaten Padang Pariaman. Dengan dukungan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan, pengawasan partisipatif diharapkan semakin berkembang dan menjadi bagian dari budaya demokrasi yang kuat di tengah masyarakat.

Melalui sinergi yang dibangun bersama lembaga pendidikan, Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman menegaskan komitmennya untuk terus mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam kehidupan demokrasi. Sebab, demokrasi yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara, tetapi juga oleh masyarakat yang sadar akan hak, kewajiban, dan perannya dalam menjaga integritas proses demokrasi.

 

penulis dan foto: humas