Kehumasan Bawaslu sebagai Jembatan Mengatasi Isu Negatif dengan Komunikasi yang Efektif
|
PADANG PARIAMAN, BAWASLU – Dalam suasana Ramadan yang penuh keberkahan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman bersama Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan Kolaboratif dengan tema “Kehumasan Bawaslu sebagai Jembatan Mengatasi Isu Negatif dengan Komunikasi yang Efektif”. Kegiatan ini menjadi ruang memperkuat sinergi kelembagaan sekaligus membangun komunikasi publik yang transparan dan berkepercayaan di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, serta Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Alni, bersama jajaran Bawaslu se-Sumatera Barat. Turut hadir insan pers, akademisi, mahasiswa, dan pegiat literasi digital yang berperan dalam mendukung penguatan demokrasi melalui komunikasi publik yang sehat dan bertanggung jawab.
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menegaskan bahwa kehumasan saat ini menjadi wajah lembaga dan garda terdepan dalam membangun persepsi publik. Menurutnya, pengelolaan komunikasi yang baik sangat menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Bawaslu.
“Kehumasan bukan lagi sekadar dokumentasi kegiatan, tetapi menjadi jembatan utama dalam merespons isu negatif. Komunikasi harus dilakukan secara cepat, tepat, empatik, dan bertanggung jawab agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” ujar Rahmat Bagja.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Alni, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas kehumasan menjadi kebutuhan strategis di era keterbukaan informasi dan arus digital yang sangat cepat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun narasi demokrasi yang positif.
Diskusi yang berlangsung interaktif ini menjadi ruang berbagi gagasan dan pengalaman dalam pengelolaan isu serta penguatan strategi komunikasi kelembagaan. Melalui kolaborasi lintas wilayah dan lintas sektor, Bawaslu berupaya memperkuat manajemen isu serta meningkatkan kemitraan dengan media dan masyarakat.(*)
Melalui momentum Ramadan ini, Bawaslu menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas lembaga, memperkuat komunikasi publik, serta menghadirkan pengawasan pemilu yang transparan, adil, dan bermartabat demi terwujudnya demokrasi yang berkepercayaan.
Penulis dan Foto: Humas