Lompat ke isi utama

Berita

Dari Nagari, Demokrasi Dibangun. Dari Sinergi, Integritas Ditegakkan

Bawaslu Padang Pariaman Audiensi dengan Sekretaris Daerah, Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilihan Wali Nagari

Bawaslu Padang Pariaman Audiensi dengan Sekretaris Daerah, Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilihan Wali Nagari

Padang Pariaman----Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan kegiatan audiensi bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara, pada Kamis (23/4/2026). Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Kabupaten Padang Pariaman sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi, koordinasi, dan kolaborasi antar lembaga dalam mendukung pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) yang berkualitas.

Audiensi ini menjadi momentum penting bagi Bawaslu Padang Pariaman untuk menyampaikan berbagai hal strategis yang berkaitan dengan pengawasan dan pelaksanaan Pilwana di wilayah Kabupaten Padang Pariaman. Kehadiran Bawaslu dalam pertemuan tersebut menunjukkan komitmen lembaga dalam memastikan setiap tahapan pemilihan berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Bawaslu Padang Pariaman menyampaikan sejumlah isu penting terkait persiapan dan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari, termasuk perlunya dukungan pemerintah daerah dalam menciptakan kondisi yang kondusif bagi penyelenggaraan pemilihan. Dukungan tersebut dinilai sangat penting, terutama dalam hal koordinasi lintas sektor, fasilitasi kebijakan, serta penguatan peran masing-masing pihak dalam menjaga kualitas demokrasi di tingkat nagari.

Selain itu, Bawaslu juga menekankan bahwa pengawasan pemilihan tidak dapat dilakukan secara maksimal tanpa adanya sinergi yang kuat antara penyelenggara, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi menjadi kunci utama dalam memastikan seluruh proses pemilihan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut, Bawaslu Padang Pariaman turut berbagi perspektif pengawasan berdasarkan pengalaman yang dimiliki dalam mengawal berbagai proses demokrasi, baik pada pemilu maupun pemilihan di tingkat lokal. Perspektif ini disampaikan sebagai bahan diskusi untuk mendorong pelaksanaan Pilwana yang lebih baik, dengan mengedepankan pencegahan terhadap potensi pelanggaran dan penguatan integritas penyelenggaraan.

Bawaslu menjelaskan bahwa setiap pemilihan memiliki dinamika dan tantangannya masing-masing. Oleh sebab itu, kesiapan seluruh pihak menjadi sangat penting agar setiap potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak dini. Mulai dari persoalan teknis, potensi konflik sosial, hingga netralitas penyelenggara dan aparatur menjadi perhatian yang perlu dikelola secara bersama.

Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman menyambut baik audiensi tersebut dan menegaskan pentingnya koordinasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan Bawaslu dalam menjaga stabilitas serta kualitas demokrasi di daerah. Pemerintah daerah pada prinsipnya mendukung penuh terciptanya proses Pemilihan Wali Nagari yang aman, tertib, dan dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.

Pertemuan ini juga menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi terkait peran dan tanggung jawab masing-masing pihak dalam mendukung Pilwana. Dengan adanya kesamaan pemahaman, diharapkan pelaksanaan pemilihan dapat berjalan lebih efektif serta meminimalisir potensi hambatan yang dapat mengganggu jalannya demokrasi di tingkat nagari.

Lebih lanjut, Bawaslu Padang Pariaman menegaskan bahwa demokrasi yang kuat lahir dari kerja sama yang nyata, bukan hanya dari regulasi yang baik. Oleh karena itu, komitmen bersama dari seluruh pihak menjadi fondasi utama dalam menciptakan proses pemilihan yang berkualitas dan memiliki legitimasi yang kuat di tengah masyarakat.

Bawaslu Padang Pariaman berharap, melalui pertemuan ini, dukungan terhadap pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari dapat semakin optimal, baik dari sisi kebijakan, pengawasan, maupun partisipasi masyarakat. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menciptakan suasana pemilihan yang kondusif serta menghasilkan pemimpin nagari yang benar-benar lahir dari proses demokrasi yang sehat.