Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Padang Pariaman Perkuat Strategi Pengawasan 2026 melalui Inovasi dan Solidaritas Internal

Koordinator Divisi HPPh, Indra Gunawaan dan Koordinator Divisi PPPS, Irwandi beserta Kasubag Pengawasan Pemilu dan Humas, Yoga Tri Rizki Ananda saat diskusi internal Bawaslu Padang Pariaman

Koordinator Divisi HPPh, Indra Gunawaan dan Koordinator Divisi PPPS, Irwandi beserta Kasubag Pengawasan Pemilu dan Humas, Yoga Tri Rizki Ananda saat diskusi internal Bawaslu Padang Pariaman

PADANG PARIAMAN,BAWASLU – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Padang Pariaman menggelar diskusi internal strategis untuk menyusun dan membahas program kerja pengawasan tahun anggaran 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lembaga dalam menghadapi tantangan pengawasan ke depan dengan berpijak pada evaluasi kinerja tahun sebelumnya.

Diskusi ini dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H), Indra Gunawan. Turut hadir memberikan arahan, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Irwandi,dihadiri Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan HUmas, Yoga Tri Rizki Ananda beserta  jajaran staf sekretariat Bawaslu Padang Pariaman.

Dalam arahannya, Indra Gunawan menekankan pentingnya aspek keberlanjutan (sustainability) dalam setiap program kerja. Beliau menginstruksikan agar capaian positif yang telah diraih sepanjang tahun 2025 tidak hanya dipertahankan, tetapi juga dikembangkan.

"Apa yang sudah kita mulai di tahun 2025 harus berlanjut di 2026. Namun, kita tidak boleh terjebak dalam rutinitas. Program-program yang sudah terlaksana perlu sentuhan inovasi agar lebih menarik, adaptif terhadap teknologi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Indra.

Di sisi lain, Irwandi menyoroti aspek internal organisasi. Menurutnya, keberhasilan pengawasan di lapangan sangat bergantung pada keharmonisan di dalam kantor. Ia mengajak seluruh staf untuk menjaga ritme kerja yang sehat dan mempererat tali silaturahmi.

"Kekompakan adalah modal utama kita. Tantangan di tahun 2026 mungkin akan lebih kompleks, maka dari itu rasa saling percaya dan kerja sama tim antar divisi harus terus dipupuk," pungkas Irwandi.(*)

penulis dan foto : humas