Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pengawasan Partisipatif , Bawaslu Padang Pariaman Ikuti Rapat Pra-Persiapan P2P 2026

Bawaslu Padang Pariaman Ikuti Rapat Pra-Persiapan P2P 2026, Dorong Penguatan Pengawasan Partisipatif di Sumatera Barat

Bawaslu Padang Pariaman Ikuti Rapat Pra-Persiapan P2P 2026, Dorong Penguatan Pengawasan Partisipatif di Sumatera Barat

Padang Pariaman, 21 April 2026 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Padang Pariaman mengikuti rapat pra-persiapan pelaksanaan Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 tingkat Provinsi Sumatera Barat yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mematangkan perencanaan program P2P yang bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.

Rapat tersebut diikuti oleh jajaran Bawaslu dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pelaksanaan program pengawasan partisipatif. Kehadiran Bawaslu Padang Pariaman dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen lembaga untuk terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi.

Dalam pelaksanaannya, rapat membahas berbagai hal strategis yang berkaitan dengan rencana pelaksanaan Program Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026. Pembahasan meliputi konsep dasar kegiatan, penentuan sasaran peserta, hingga teknis pelaksanaan program di masing-masing daerah. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa pelaksanaan P2P dapat berjalan secara efektif, terarah, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Program Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan salah satu upaya Bawaslu dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat untuk turut serta dalam pengawasan pemilu. Melalui program ini, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pemilih yang aktif, tetapi juga berperan sebagai pengawas yang mampu mengidentifikasi potensi pelanggaran serta berkontribusi dalam menjaga integritas proses pemilu.

Dalam rapat tersebut, peserta juga melakukan diskusi terkait strategi pelaksanaan P2P agar dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Penentuan sasaran peserta menjadi salah satu fokus penting, mengingat keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh keterlibatan kelompok masyarakat yang memiliki potensi untuk menjadi agen pengawasan di lingkungan masing-masing.

Selain itu, aspek teknis pelaksanaan juga menjadi perhatian utama dalam pembahasan. Mulai dari metode penyampaian materi, mekanisme pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi program dibahas secara komprehensif. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan P2P tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata dalam meningkatkan partisipasi masyarakat.

Rapat pra-persiapan ini juga menjadi ruang koordinasi dan penyamaan persepsi antar jajaran Bawaslu dalam mengoptimalkan pengawasan partisipatif. Dengan adanya kesamaan pemahaman, diharapkan setiap daerah dapat melaksanakan program P2P secara konsisten dan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan oleh Bawaslu RI.

Bawaslu Padang Pariaman memandang bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu elemen penting dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas. Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan tidak hanya memperkuat fungsi pengawasan itu sendiri, tetapi juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pemilu.

Lebih lanjut, Bawaslu Padang Pariaman menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu merupakan bentuk nyata dari pelaksanaan demokrasi yang inklusif. Dengan memberikan ruang kepada masyarakat untuk terlibat aktif, diharapkan dapat tercipta proses pemilu yang lebih terbuka dan mampu mencerminkan kehendak rakyat secara jujur dan adil.

Keikutsertaan dalam rapat ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas kelembagaan, khususnya dalam merancang dan melaksanakan program-program pengawasan yang berbasis partisipasi masyarakat. Hal ini sejalan dengan komitmen Bawaslu Padang Pariaman untuk terus berinovasi dalam memperkuat peran pengawasan di tengah dinamika demokrasi yang terus berkembang.