Perkuat Partisipasi Masyarakat, Bawaslu Padang Pariaman Hadiri Sosialisasi Demokrasi di Nagari
|
Padang Pariaman---- Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman menghadiri kegiatan Sosialisasi Demokrasi yang diselenggarakan di Nagari Balai Baiak III Koto, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Rabu (24/06/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya bersama dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya partisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi serta memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga kualitas demokrasi di tingkat lokal.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Pariaman, pemerintah nagari, perangkat nagari, pemuda Karang Taruna Balai Baiak III Koto, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun demokrasi yang sehat, inklusif, dan berintegritas melalui keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.
Sosialisasi demokrasi ini menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk memahami peran strategis mereka dalam proses demokrasi. Demokrasi yang berkualitas tidak hanya bergantung pada penyelenggara pemilu, tetapi juga memerlukan dukungan, partisipasi, dan pengawasan dari masyarakat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi dalam sistem demokrasi. Oleh karena itu, peningkatan literasi demokrasi menjadi hal yang sangat penting guna menciptakan masyarakat yang sadar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman, Indra Gunawan, menyampaikan bahwa masyarakat memiliki posisi yang sangat penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, partisipasi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penggunaan hak pilih pada saat pemilu atau pemilihan, tetapi juga melalui keterlibatan dalam mengawal setiap proses demokrasi agar berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan, kejujuran, dan integritas.
“Demokrasi yang kuat lahir dari masyarakat yang peduli dan terlibat aktif dalam setiap prosesnya. Oleh karena itu, masyarakat perlu terus didorong untuk memahami perannya dalam menjaga demokrasi dengan mengedepankan sikap tertib, damai, dan bertanggung jawab. Ketika masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi terhadap demokrasi, maka potensi terjadinya pelanggaran maupun konflik dapat diminimalisir,” ujar Indra.
Ia juga menambahkan bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu instrumen penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Dengan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan, berbagai potensi pelanggaran dapat dicegah sejak dini sehingga proses demokrasi dapat berlangsung secara lebih transparan dan akuntabel.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman, Azwar Mardin, menekankan bahwa membangun budaya demokrasi yang sehat harus dimulai dari lingkungan masyarakat. Menurutnya, demokrasi bukan hanya tentang pelaksanaan pemilihan, melainkan juga tentang bagaimana nilai-nilai demokrasi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghargai perbedaan pendapat, menjunjung tinggi musyawarah, serta menjaga persatuan dan kesatuan.
“Kesadaran masyarakat terhadap aturan dan nilai-nilai demokrasi menjadi salah satu faktor utama dalam mewujudkan proses demokrasi yang berkualitas dan bermartabat. Demokrasi yang sehat membutuhkan masyarakat yang tidak hanya memahami haknya, tetapi juga memahami tanggung jawabnya dalam menjaga kehidupan demokrasi yang harmonis,” kata Azwar.
Lebih lanjut, Azwar menyampaikan bahwa Bawaslu terus berkomitmen memperluas ruang-ruang edukasi demokrasi kepada masyarakat melalui berbagai program pengawasan partisipatif dan kegiatan literasi demokrasi. Menurutnya, peningkatan pemahaman masyarakat merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan demokrasi yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan berbagai diskusi dan pertukaran pandangan antara narasumber dan peserta. Masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, pengalaman, serta berbagai persoalan yang dihadapi dalam kehidupan demokrasi di tingkat nagari. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap isu-isu demokrasi dan pentingnya keterlibatan warga dalam menjaga kualitas penyelenggaraan demokrasi.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya partisipasi dalam kehidupan demokrasi semakin meningkat. Keterlibatan aktif masyarakat diharapkan tidak hanya terbatas pada momentum pemilu dan pemilihan, tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat yang mencerminkan nilai-nilai demokrasi.
Dengan sinergi antara penyelenggara pemilu, pemerintah, dan masyarakat, nilai-nilai demokrasi dapat terus tumbuh dan berkembang secara positif. Demokrasi yang berkualitas akan terwujud apabila seluruh elemen masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga, mengawal, dan berpartisipasi aktif dalam setiap proses demokrasi.
Karena pada akhirnya, demokrasi yang kuat bukan hanya dibangun oleh lembaga penyelenggara, melainkan oleh masyarakat yang sadar, peduli, dan berkomitmen untuk menjaga demokrasi sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara yang adil, damai, dan bermartabat.
Penulis dan Foto : Humas