Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Padang Pariaman ikuti SEPAKAT Penguatan Renstra Bawaslu 2025-2029

Bawaslu Padang Pariaman Ikuti SEPAKAT, Perkuat Strategi Kinerja dan Komitmen Pengawasan Menuju Pemilu 2029

Bawaslu Padang Pariaman Ikuti SEPAKAT, Perkuat Strategi Kinerja dan Komitmen Pengawasan Menuju Pemilu 2029

Padang Pariaman — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Padang Pariaman mengikuti kegiatan SEPAKAT (Senin Pengawas Berkomitmen dan Bermartabat) yang dilaksanakan secara daring pada Senin (18/5/2026). Kegiatan ini merupakan agenda yang diinisiasi oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan dan konsolidasi internal jajaran pengawas pemilu di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Kegiatan SEPAKAT kali ini mengangkat tema “Penguatan Strategi Kinerja Bawaslu Kabupaten/Kota dalam Mendukung Implementasi Rencana Strategis Bawaslu pada Masa Pra Tahapan Pemilu 2029.” Tema tersebut menjadi fokus pembahasan dalam memperkuat arah kebijakan serta strategi kelembagaan guna mendukung kesiapan pengawasan menghadapi Pemilu Tahun 2029.

Pelaksanaan kegiatan diikuti oleh jajaran Bawaslu Provinsi Sumatera Barat dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat melalui Zoom Meeting. Forum ini menjadi ruang penting dalam membangun koordinasi, penyamaan persepsi, serta penguatan kapasitas pengawas pemilu dalam menghadapi tantangan kelembagaan di masa non-tahapan pemilu.

Melalui kegiatan ini, jajaran pengawas pemilu mendapatkan penguatan terkait implementasi Rencana Strategis (Renstra) Bawaslu Tahun 2025–2029, penguatan tata kelola kelembagaan, hingga langkah-langkah meningkatkan efektivitas kinerja organisasi. Penguatan tersebut dinilai penting sebagai landasan dalam membangun sistem pengawasan yang profesional, adaptif, dan berintegritas.

Bawaslu menilai bahwa masa pra tahapan pemilu merupakan momentum strategis untuk memperkuat fondasi kelembagaan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta melakukan berbagai evaluasi terhadap sistem kerja organisasi. Oleh sebab itu, penguatan strategi kinerja perlu dilakukan secara berkelanjutan agar lembaga memiliki kesiapan yang optimal menghadapi dinamika pengawasan pemilu mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, narasumber Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara, Irwan Rompo Banne, menyampaikan pentingnya sinergi antara tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan target strategis lembaga. Menurutnya, setiap pelaksanaan tugas harus memiliki arah yang jelas dan selaras dengan visi besar kelembagaan agar capaian organisasi dapat diwujudkan secara efektif.

Irwan juga menekankan bahwa penguatan kinerja tidak hanya dilakukan melalui peningkatan aktivitas kerja, tetapi juga melalui inovasi dan efisiensi dalam pelaksanaan tugas pengawasan. Jajaran pengawas pemilu didorong untuk mampu menciptakan pola kerja yang lebih efektif, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan situasi serta kebutuhan organisasi.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa penguatan tata kelola kelembagaan menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas pengawasan pemilu. Tata kelola yang baik akan menciptakan sistem kerja yang lebih terstruktur, transparan, dan akuntabel sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.

Diskusi dalam kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan peserta dari berbagai daerah. Para peserta diberikan ruang untuk berdialog dan berbagi pandangan terkait strategi penguatan kelembagaan, peningkatan efektivitas kerja, hingga berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas pengawasan di daerah masing-masing.

Kegiatan SEPAKAT juga menjadi sarana kolaborasi dan peningkatan kapasitas bagi jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota di Sumatera Barat. Melalui forum ini, peserta dapat saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pelaksanaan tugas pengawasan, sehingga mampu memperkaya wawasan dan memperkuat kualitas kerja organisasi secara kolektif.

Bawaslu Padang Pariaman menilai bahwa kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam menjaga semangat, komitmen, dan integritas pengawas pemilu. Penguatan kapasitas yang dilakukan secara berkala diharapkan mampu meningkatkan profesionalitas jajaran dalam menjalankan tugas pengawasan.

Selain itu, forum SEPAKAT juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai pengawasan yang profesional, bermartabat, dan berintegritas. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan utama dalam membangun pengawasan pemilu yang kredibel dan terpercaya di mata masyarakat.

Bawaslu Padang Pariaman berharap hasil penguatan yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, baik dalam aspek tata kelola kelembagaan maupun penguatan strategi pengawasan. Dengan kesiapan yang matang, diharapkan kualitas pengawasan pemilu dapat terus meningkat menuju Pemilu Tahun 2029.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta diharapkan mampu menjaga komitmen dan semangat kolaborasi dalam menjalankan tugas pengawasan. Sinergi antar jajaran pengawas dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung terciptanya demokrasi yang sehat dan berkualitas.

Melalui kegiatan SEPAKAT ini, Bawaslu Padang Pariaman kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kualitas kinerja organisasi, serta membangun sistem pengawasan yang profesional, berintegritas, dan bermartabat demi menyongsong Pemilu Tahun 2029 yang lebih baik.

 

penulis dan foto : humas